26 Februari 2011

Tribun Pekanbaru Education Fair 2011


Masyarakat di Kota Bertuah bersiaplah. Karena, pada tanggal 23 hingga 27 Februari ini, Harian Tribun Pekanbaru akan menggelar Tribun Pekanbaru Education Fair 2011. Ajang mengangkat citra pendidikan tersebut akan dimeriahkan dengan sejumlah lomba serta pameran pendidikan.

Belasan lembaga pendidikan dipastikan ikut memeriahkan kegiatan yang dilakukan di Atrium Mal Pekanbaru ini. Disamping itu, ratusan pelajar, mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai mahasiswa akan beradu kemampuan dalam lomba blog dan lomba mewarnai yang juga digelar dalam iven tersebut.

“Sampai saat ini, sudah ada ratusan orang yang mendaftar sebagai peserta lomba nanti,” ungkap panitia Tribun Pekanbaru Education Fair 2011, Margaretha Iin kepada Tribun, Senin (21/2).

Khusus untuk lomba blog, peserta tak hanya dari kalangan pelajar dan mahasiswa, tapi juga masyarakat umum. Peserta lomba ini nantinya akan memperebutkan sejumlah hadiah menarik. Diantaranya handphone dan gratis pemasangan Speedy gratis selama tiga bulan.

Sementara itu, bagi masyarakat yang tidak ikut lomba, bisa mengunjungi stan-stan lembaga pendidikan yang ada. Disana, masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan lembaga pendidikan. Sehingga, informasi yang ingin diketahuipun bisa langsung didapatkan lebih lengkap. Apalagi, dalam acara ini, masing-masing peserta stan akan diberi kesempatan menunjukkan keunggulannya.

Menurut Iin, kegiatan ini merupakan langkah Tribun Pekanbaru mendekatkan diri dengan komunitas pendidikan. Karena, sejak hadir di tanah Melayu, Tribun Pekanbaru memang menjadi media yang sangat peduli pada dunia pendidikan. “Dengan kepedulian itulah kami terdorong memberi kontribusi nyata melalui Education Fair ini,” tuturnya. Dia berharap, iven tersebut ikut andil memajukan pendidikan di Riau.

Belum lagi berlangsung, berbagai tanggapan positif pada Tribun Pekanbaru Education Fair 2011 langsung datang dari sejumlah penggiat dan tokoh pendidikan di Riau. Mereka menganggap, Tribun Pekanbaru telah membuat terobosan baru yang berkontribusi besar pada pendidikan Riau.

Salah satu antusiasme besar datang dari Rektor Universitas Islam Negeri Suska, Prof Dr HM Nazir Karim MA. Menurut rektor, Tribun Pekanbaru sebagai perusahaan media telah berbuat hal positif. Karena, sudah sepatutnyalah pers ikut andil membangun dunia pendidikan. “Pers yang baik tidak hanya menyuguhkan berita bagi masyarakat. Tapi juga perlu terjun langsung membangkitkan gairah pendidikan di Riau,” kata Nazir.

Menurut dia, Tribun Pekanbaru Education Fair sudah ikut mendorong percepatan kemajuan di bidang pendidikan. Apalagi, dalam kegiatannya melibatkan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.
Selama ini, pemerintah memang telah memberikan perhatian serius bagi pendidikan. Khususnya untuk mengejar ketertinggalan yang dialami generasi di Riau beberapa tahun belakangan. Meski demikian, memajukan pendidikan bukan tugas pemerintah semata. Harus ada sokongan pihak lain, termasuk pers agar pendidikan di Riau bangkit dari ketertinggalan.

Hal senada disampaikan juga oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Riau, Prof Dr M Diah Z Med. Dia mengaku sangat senang karena ada perusahaan media yang mau andil dalam dunia pendidikan. Menurutnya, jika media massa ikut peduli pada dunia pendidikan, dampaknya akan besar bagi masyarakat.

Rektor Umri berharap, dalam kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat dapat menunjukkan kualitas pendidikan di Riau. Disamping itu, mampu memberi penjelasan pada masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang diperkenalkannya saat itu. Sehingga, masyarakat yang hadir mendapat informasi yang lebih mendalam.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pekanbaru, Jakiman menilai, kegiatan ini ikut andil mendorong Pekanbaru sebagai pusat pendidikan. “Acara ini adalah bentuk dukungan nyata Tribun Pekanbaru bahwa pendidikan sangat penting,” kata Jakiman.

Menurut dia, jika semua media memberikan perhatian yang besar pada dunia pendidikan, daerah ini pasti akan maju. Karena, dengan hanya memberikan wacana, media belum bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya ilmu pengetahuan untuk masa depan.

Dia berharap, Tribun Pekanbaru Education Fair ini dimanfaatkan oleh masyarakat banyak. Termasuk lembaga pendidikan di Pekanbaru. Sehingga, harapan semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang unggul di Pekanbaru benar-benar terwujud.



Sumber: Tribun Pekanbaru
Baca Selengkapnya...

Akses Internet Cepat dengan Speedy


Speedy adalah layanan akses internet end-to-end berkecepatan tinggi dari PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (PT. TELKOM), berbasis teknologi akses Asymmetric Digital Subscriber Line (ADSL), yang memungkinkan terjadinya komunikasi data dan suara secara bersamaan (simultan) melalui satu saluran telepon biasa (pada media jaringan akses kabel tembaga).

Tidak seperti layanan akses internet dial-up (seperti TelkomNet Instan), dengan mempergunakan Speedy, saluran telepon tetap dapat dipergunakan untuk menelepon bersamaan dengan akses internet. Untuk dapat menikmati fasilitas saluran telepon dan internet secara simultan, pelanggan Speedy harus mempergunakan splitter yang dapat memisahkan saluran telepon dan saluran modem. Splitter ini biasanya sudah tersedia dalam paket penjualan modem ADSL.

Speedy memberikan koneksi ke internet yang lebih cepat dibanding menggunakan layanan dial-up biasa. Koneksi Speedy memiliki kecepatan mengunduh (downstream) hingga maksimal 3 Mbps dan kecepatan mengunggah (upstream) mencapai maksimal 128 Kbps. Layanan dial-up hanya memberikan kecepatan maksimal 56 Kbps.

Sebagai ilustrasi, untuk mengunduh file sebesar 10MB, Sahabat Speedy akan memerlukan waktu kurang dari 4 menit dengan mempergunakan Speedy (ADSL), dan akan memerlukan waktu sekitar 25 menit dengan dial-up (waktu di sini adalah estimasi, dengan asumsi bahwa kecepatan maksimal masing-masing layanan tercapai).

Koneksi ke internet dapat dilakukan setiap saat (on-line) di mana setiap hubungan sifatnya dedicated connection. Koneksi memiliki sifat highly reliability dan highly secure. Tidak seperti modem kabel, ADSL memberikan dedicated line ke Internet.

Dikarenakan teknologinya, tidak semua jaringan telepon dapat dipergunakan untuk layanan Speedy. Untuk dapat melakukan koneksi ADSL, diperlukan kualitas jaringan telepon yang cukup baik serta alat Digital Subscriber Line Access Multiplexer di STOTelkom terdekat yang melayani jaringan telepon yang ingin dikoneksikan dengan Speedy. Bila jaringan tersebut belum cukup memadai.

Untuk melakukan koneksi internet, modem ADSL melakukan 2 tahap koneksi:
  1. Koneksi ADSL dari modem ke DSLAM di STO terdekat
  2. Koneksi Internet melalui BRAS (Broadband Remote Access Server), dengan terlebih dahulu melalui proses otentikasi di RADIUS (Remote Authentication Dial In User Server) untuk memverifikasi username dan password pelanggan
Biasanya pada modem ADSL, kedua tahap koneksi tersebut dapat terlihat dari lampu led yang berlabelkan "ADSL" dan "Internet".




Sumber: Wikipedia
Baca Selengkapnya...

Tanamlah Pohon Walau Beribu Rintangan

“When somebody plants a tree, he plants his soul”

Ini menceritakan sebuah tradisi menanam pohon sakura (cherry in english, is it true) oleh orang-orang yang akan meninggal. orang-orang “yang dapat feeling dah mati itu”, datang ke sebuah bukit yang dulunya tandus dan menanam pohon sakura disana. Setelah mereka mati, maka keluarga mereka datang (biasanya di musim semi) untuk melihat pohon tersebut.

Hanya dalam waktu belasan tahun ada 9000 pohon sakura yang sudah berbunga di bukit itu. karena cerita tentang “orang-orang yang menanam pohon itu” ditambah bukit itu yang memang iINDAH sekali, akhirnya bukit itu sekarang menajdi tempat wisata yang terkenal loh.Jadi bukan keluarga penanam pohon yang akhirnya berkunjung kesana.

Nah, melintaslah di pikiran gw akan trik-trik untuk memancing orang-orang di negeri ini agar mau menanam pohon.
Tapi sebelumnya jawab dulu deh pertanyaan ini??
jika ada suatu negara yang berperan penting sebagai paru-paru dunia karena memiliki hutan hujan terluas di dunia namun mengalami kerusakan hutan di tercepat di dunia namun ter(paling)-lambat menyadari akan bahaya kerusakan hutan, negara manakah itu??
YAP!! Indonesia.

Kita tuh parah banget deh!! Dalam satu siaran TV luar (Prime master TV, tv para pekerja sosial/NGO) gw pernah terenyuh banget. Gimana enggak, pihak luar miris liat hutan kita yang makin rusak, eh kita malah tenang-tenang aja.

Memang siy, pemerintah rasanya semakin gencar mengadakan gerakan menanam pohon. Bahkan pake artis2 segala, mulai dari si gembil nan cantik Tasya, Putri Indonesia 2008 (saha namina nya...poho deuy urang teh), ampe maia estianty. Tapi tetap aja rakyatnya (termasuk gw dong...) punya kesadaran minim untuk menanam pohon, untuk mengurangi global warming, untuk berhenti menebang pohon.
Jadi pendekatan melestarikan alam menurut gw lambat banget dampaknya.

Jadi, coba deh pemerintah mulai sekarang ganti pendekatannya.
Sekarang pendekatannya adalah,”anda ingin hidup abadi, tanamlah pohon, karena jika anda telah meninggal, pohon anda yang anda tanam tetap hidup dan para sanak kerabat anda bisa tetap mengingat anda dan jiwa anda tetap lestari“

Taruhan deh!!pasti orang-orang langsung minat, dan ramai-ramai menanam pohon.
Kenapa??
karena orang indonesia punya obsesi yang aneh untuk hidup abadi.
Tak percaya??
Lihat saja betapa banyaknya perayaan-perayaan besar yang masih dilestarikan di negara ini dengan keyakinan bahwa perayaan itu akan membuat arwah orang yang sudah mati akan tetap abadi, bahagia, sekaligus melindungi keturunannya!!
beberapa suku yang gw tahu yang bisa jor-joran dalam perayaan orang yang meninggal itu batak, toraja, bali (eh, gimana dengan suku lainnya???).
Intinya, dari hebohnya budaya2 kita dalam menyikapi kematian seseorang, tercermin bahwa kita pengen tetap hidup (atau dikenang) sekalipun sudah mati.
nah, sekarang bagaimana kalo metodenya diubah saja?
daripada menggelar perayaan yang memberatkan anak-cucu-mantu (ampe punya utang turunan loh) mending untuk melestarikan jiwa orang yang sudah meninggal yah tanam pohon saja.
ga mahal dan bisa melestarikan alam, melestarikan dan memberikan hidup yang lebih baik bagi generasi penerus.
hihi! walo sotoy, tapi kayaknya usul gw lumayan juga kan??!!
boleh2 juga niy diusulin pada presiden yang baru nanti (hehe, sok penting yah gw...)

kalo gerakan menanam pohon demi kelestarian jiwa ini terwujud, pohon apa yang cocok yah? yang tahan lama ga susah diwarawt dan khas indonesia??
Baca Selengkapnya...

Sepatah Kata


Assalamu’alaikum Wr.Wb

Alhamdulillah puja dan puji syukur tidak lupa saya panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena dengan rahmat dan ridho-Nya saya dapat menyelesaikan blog ini. Dan shalawat serta salam saya ucapkan kepada beliau junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Dan terima kasih juga kepada guru saya yang terhormat Ibu Mulya Hastuti dan pembimbing saya Bg Iqbal Aulia, yang telah membimbing saya untuk menyelesaikan blog ini.

Kesejahteraan dan kemajuan suatu bangsa tidak hanya bersumber pada sumber daya alam dan modal yang bersifat fisik saja, tetapi juga bersumber pada intelektualitas,dan kepercayaan. Untuk itu, perlu adanya peningkatan mutu pendidikan secara nasional. Gambaran keberhasilan pembelajaran secara utuh dan menyeluruh dapat dilihat dari kegiatan penilaian.

Tugas blogger ini dibuat untuk menambah pengetahuan serta melatih para siswa dan siswi seperti saya agar lebih kreatif dalam ilmu pengetahuan teknologi internasional dalam bidang internet.

Semoga blog yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi kita semua, terutama para pengunjung blog saya ini, dan kita bisa saling berhubungan satu dengan yang lainnya..Kritik dan Saran yang memotivasi, saya harapkan dari anda guna perbaikan selanjutnya yang dapat anda kirimkan ke alamat email saya :
raziq.ahmed2000@gmail.com .Demikian kata-kata yang dapat saya ucapkan apabila ada salah kata saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Walaikumsalam Wr.Wb
Baca Selengkapnya...

Tentang Raziq

Hi...
Kenalan dulu nih, nama saya Ahmad Raziq, status saya masih pelajar kok :)
Bersekolah di MAN 1 Pekanbaru, sekolah yang paling-paling terfavorit di Pekanbaru, Riau, Indonesia (beneren lhoo, udah di Survey malah).


Saya masih duduk di kelas X, lebih tepatnya di kelas X IPA 2, pelajaran favorit saya di IPA ini yaitu pelajaran Biologi (lhaa, apa hubungannya emang ??), hahahahaha..


Sejak saya masih duduk di kelas VII SMP, saya sudah tertarik dengan dunia Internet, apalagi dengan blog seperti ini, dan sejak saat itu pula saya sudah banyak membuat beberapa blog.
hmm...


kayaknya cukup sekian aja perkenalan kita yaaaa :)
ini nih beberapa info tentang saya, tau-tau ada yang pingin kenalan lebih ke dalam-dalam lagi, hahahahahahaha.


FB :     Raziq Ahmed II
Email :  raziq.ahmed2000@gmail.com
blog : - Satu Berita
         - Kumpulan Tugas | Ilmu Pengetahuan
         - Raziq Punya
         - Catatan Ku
Baca Selengkapnya...

Keranda Tanda "Kemantian" PSSI

PEKANBARU, TRIBUN - Aksi demontrasi penolakan terhadap Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Nurdin Halid kembali dilakukan puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Suporter Indonesia (ASI) Riau, Jumat (25/2) di Pekanbaru. Dalam aksinya massa membawa keranda menandakan telah matinya PSSI di bawah pimpinan Nurdin.

Bertempat di depan kantoir Walikota Pwkanbaru, puluhan seporter bola ini menyuarakan aspirasinya akan keadaan PSSI selama ini. Rasa kepriharinan pun selalu diungkapkan dalam berorasi.

Berbagai yel - yel untuk membuat aksi tetap semangat terus dilakukan massa. "Kami tidak ingin dipimpin mantan Narapidana. Penjahat seperti Nurdin, ujar massa dalam orasinya.

Keranda yang dijadikan sebagai simbol matinya PSSI dibawah pimpinan Nurdin juga diusung dalam aksi ini. "Nurdin Halid Go To Hell" tertulis di Keranda. Foto Nurdin juga terpasang.

Spanduk yang mengecam Nurdin pun tak lupa ikut serta dalam demo ini. Diatas spanduk tersebut, juga dilakukan aksi tandatangan sebagai dukungan terhadap aksi penentangan terhadap rezim Nurdin yang memimpin PSSI saat ini.

Massa yang sebagian besar menggunakan atribut sebuah klub sepakbola, dengan antusias menyuarakan revolusi di tubuh PSSI. Stiker ajakan untuk mendukung aksi pun ditempeli dikendaraan yang melintas.

"Ini gabungan dari berbagai suporter bola yanga ada di Indonesia dan yang peduli dengan keadaan PSSI saat ini. Ini wujud keprihatinana kita secara bersama terhadap PSSI saat ini," kata Hendri, seoarang demontrans yang menggunakan atribut PSPS Pekanbaru dalam aksinya.

Dalam aksinya, ada tujuh tuntutan ASI Riau untuk PSSI saat ini. Koordinator lapangan (Korlap) Amin Teguh Santosa mengatakan revolusi di tubuh PSSI segera dilakukan.  Menuntut Nurdin Hsalid untuk mundur dari bursa pencalonan ketua umum PSSI. Selain itu, ASI Riau juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus korups yang dikakukan Nurdin Halid.

ASI Riau juga meminta agar pengurus cabang PSSI Riau tidak mendukung Nurdin Halid. Massa juga meminta agar dilkaukan revolusi pengurus cababg PSSI Riau yang tidak berprestasi. Ketua umum PSPS, klub sepakbola di Pekanbaru. Diminta untuk menyatakan sikap tidak mendukung Nurdin Halid.

"Kami juga menghimbau agar masyaeakarat Riau untuk menolak pencalonan Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI," ucap Amin dengan lantang dalam orasinya.




Baca Selengkapnya...
 

Chat in Here !!!

Serambi